12.11.2010

Profil SHINee :)

Aku mau bercerita, belakangan ini aku tu jadi suka banget sama music – music dari korea. Walaupun enggak tau artinya, tapi cukup nyentuh hati dan nyampein pesan yang dimaksud dan yang paling penting easy listening nd personelnya manis – manis (aigoo aigoo…)padahal sebelumnya aku paling anti sama yang namanya boyband gitu, aku emang suka lagu2 dari korea tapi enggak pernah nyari tau sapa yang nyanyiin. Asal itu easy listening, pasti aku suka. Tapi …

Ada yang lain belakangan. Yaa, sejak adanya KIFF . Aku yang dulunya enggak peduli sama boyband dan music korea jadi berubah, terutama pas liyat SHINee … Waaa langsung histeris aku liatnya. (Padahal cuma nonton dari TV) terutama waktu liat Taemin lagi senyum dan bilang “Hallo Indonesia”. Langsung teriak – teriak, loncat loncat kegirangan aku .. hhe , lebay ya ?

Tapi ya gitu itulah pertama kali aku akui aku suka boyband korea, terus baru ngerambah ke suju dkk .

Nah, untuk lebih lengkapnya, kita kenalan dulu sama anggotanya SHINee yuk … :D
Dibentuk SM Entertainment pada tahun 2008, Shinee terdiri dari Onew, Jonghyun, Key, Minho, dan Taemin. Penampilan pertama mereka pada 25 Mei 2008 dalam acara Popular Songs di SBS. Mereka membawakan singel promosi, "Nunan Neomu Yeppeo (Replay)" ("누난 너무 예뻐 (Replay)").

Pertama – tama aku kenalin dari leader nya SHINee dulu. Namanya : (jeng … jeng … jeng ..)

1. Lee Jinki (이진기) / Onew (온유)
• tanggal lahir: 14 Desember 1989 (umur 20)
• tinggi : 177cm
• hobi : tidur, main music, piano
• golongan darah : O
• Leader Shinee dan anggota tertua
• bakatnya ditemukan dalam audisi 2006 S.M. Academy Casting
• keterangan : onew itu leader SHINee yang baik dan bertanggung jawab banget.. Dia bisa menstabilkan suasana. Dia bisa jadi dewasa banget, tapi kadang-kadang konyol dan suka ngelucu yang aneh-aneh, sering disebut “onew condition”. Dia juga ramah banget, dan sayang sama adik – adik SHINee nya .. wkwkwk

2. Kim Jonghyun (김종현) (bling-bling jonghyun, jjong)
• tanggal lahir: 8 April 1990 (umur 20)
• golongan darah : AB
• vokalis utama SHINee, lead vocal
• tinggi : 173 cm
• keterangan : Ia ditemukan ketika mengikuti audisi "2005 S.M. Casting System".[32] Sebelum bergabung dengan Shinee, Jonghyun pernah berduet bersama Zhang Liyin menyanyikan lagu "Wrongly Given Love". Suaranya bikin merinding, pantes aja dia jadi lead vocal. Oia, Jjong oppa juga suka bikin lagu lhoo .. Meski keliatannya Jjong oppa itu manly banget, tapi dia suka banget sama lagu – lagu mellow.. wow

3. Kim Kibum (김기범) / Key (키) (The almighty key)
• tanggal lahir: 23 September 1991 (umur 19)
• tinggi : 177cm
• golongan darah : B
• vokalis dan rapper Shinee
• Ia adalah atlet ski air di Sekolah Menengah Dae Gu Young Shin.
• Keterangan : Bakatnya ditemukan ketika mengikuti audisi "2005 S.M. National Tour Audition Casting". Sebelum bergabung dengan Shinee, Key dimunculkan sebagai figuran dalam film Super Junior, Attack on the Pin-Up Boys. Key juga menjadi bintang tamu untuk rekan sesama perusahaan rekaman bernama Xiah untuk album solo "Xiahtic” . Oia, key ini suka banget masak. Sampai2 sering disebut ibu (umma)nya SHINee . Key adalah member paling fashionista, stylist banget.Key itu suka banget bereksperimen sama rambutnya. Aduh key ini aneh – aneh aja deh..

4. Choi Minho (최민호) (The Charismatic Flame Minho)
• tanggal lahir: 09 Desember 1991 (umur 18)
• Lead rapper Shinee
• tinggi : 181 cm
• golongan darah : B
• Keterangan : Ia ditemukan dalam audisi "2006 S.M. Casting System".Sebelum bergabung dengan Shinee, Minho adalah model. Ia juga muncul dalam video musik "Gee" dari Girls' Generation. Minho itu suka banget sama sepak bola. Makanya dia suka banget nge-game winning eleven. Dia tu member yang lumayan muda, tapi juga dewasa banget. Dia tu member paling manly bangettt … Paling tinggi diantara member SHINee..

5. Lee Taemin (이태민)/ (Maknae Taemin)
• tanggal lahir: 18 Juli 1993 (umur 17)
• Lead dance
• Golongan Darah : B
• Tinggi :175 cm
• Keterangan : Ia ditemukan sewaktu mengikuti audisi "2005 S.M. Open Weekend Audition Casting. Pernah berakting dalam komedi situasi MBC TaeHee HyeGyo JiHyun (태희혜교지현이) sebagai Junsu. Taemin adalah member SHINee paling muda, paling imuuuuttt banget <3 tapi meski dia tau dia imut, dia enggak mau dibilang imut sama oranglain. Taemin ini suka banget nge-dance. Coba liat di VC SHINee, gerakannya taemin paling bagus, paling detail banget. Pernah ada member SHINee yang lupa gerakan, ehh lirik2 ke taemin deh.. Karna taemin paling kecil, dia itu paling sering dikerjain, diusilin sama hyung nya .. Kasiannn … Tapi dia paling bersemangat. Terkadang, sifatnya masih keliatan kekanakan banget. Gapapa, tapi aku suka :p Oia, sekarang dia masih di 3th grade SHS ..

Sekian Profil member SHINee … semoga kalian semua makin suka sama SHINee dan jadi Shawol ^^

12.05.2010

pelajaran ipa ??

Apaan sihh itu ??
Rasanya mangkel banget nek udah menghadapi soal ipa apa lagi kalo enggak ketemu jawabannya ..
Rasanya pengen makan itu soal (nek bisa dimakan)
Tapi, ada sesuatu hikmah yang aku dapet dari pelajaran MIPA (tumben banget)

1st Matematika
Semua pelajaran tu mesti ada Matematikanya. Enggak bakal deh jauh2 dari mtk. Baik ipa maupun IPS. Semua sama mesti ada perhitungan sama matematika.
Jangan remehin matematika lhoo . Matematika terbukti bisa meningkatkan logika orang. Jadi bisa penuh perhitungan dalam melakukan sesuatu hal. Dan hidup kita pun ketika sekolah maupun udah lulus, pasti akan ketemu sama yang namanya hitung – hitungan. Jadi jangan remehin matematika yaaa…
Oiya, ada satu kata mutiara yang aku ingeeet banget tentang matematika :
“Apabila orang tidak percaya bahwa matematika itu sederhana, hal ini semata – mata terjadi karena mereka tidak menyadari betapa rumitnya kehidupan ini” by Johny von Neumann

2nd Fisika
Pelajaran paling “complicated” dari semua kemampuan IPA. Serius, pelajaran fisika uang kata beberapa orang “mudah” itu pun bisa membuat anak IPA takluk dan berlutut padanya.
Aku aja sampe heran kok bisa yaa einsten, newton, pascal, Archimedes, faraday dkk bisa membuat beberapa teori fisika. Sejenius apa mereka “jaman dulu” ?
Tanpa bantuan para ilmuwan jaman dulu, kita nggak akan bisa hidup senang kayak gini. Enggak ada lampu, listrik, telepon dkk. Bayangin, mungkin kita masih tinggal di gua – gua sambil bawa obor. Wkwkwk.. Nah kita harus bersyukur udah ada penemuan seperti itu jaman dulu. Sehingga sekarang kita enggak perlu susah – susah lagi.
Lha wong ilmuwan yang udah menciptakan banyak penemuan dengan susah payah aja mau kerja keras. Lha kok kita yang tinggal nulis rumus dan mempelajari beberapa teori fisika susah banget ..
Ayo semangaatt .. Kita pasti bisa  (nyemangantin diri sendiri yg kesusahan pelajaran fisika)

3rd Kimia
Pelajaran yang aku suka .. hhe .. tapi yo kadang mutung juga deng nek lagi enggak bisa .. wkwkwkwk .. Kimia itu ada disekitar kita . Paling banyak malah (udara).
Banyak hal – hal yang ada di sekitar kita yang tidak pernah kita sadari. Kayak : unsur – unsur dari udara, atom, asam, basa, cat, pemanis, dan banyak senyawa lain yang kita enggak pernah tahu. Aduh banyak banget . Gimana kita bisa tau tentang itu semua ?
Tenang aja, untuk mengenal lingkungan di sekitar kita, kita udah dikenalkan dengan kimia yang tanpa kita sadari sudah mencakup pengetahuan yang sangat luas tentang lingkungan sekitar kita. Kita akan sedikit lebih paham tentang proses yang terjadi di alam. Sekarang kita jadi lebih paham dan mengenal lingkungan kita kan ?

4th Biologi
Aku menyebut pelajaran ini sebagai pelajaran tentang kehidupan. Dimana kita sebagai manusia juga hidup, tumbuh dan berkembang. Kadang kita tidak mengenali apa yang ada pada diri kita sendiri. Kita tidak tahu bagaimana proses kita bernafas, menghasilkan energi, mencerna makanan, bahkan rasa sakit yang ada di dalam diri pun kita juga tidak tahu.
Setidaknya dengan biologi kita jadai lebih mengenal tentang semua hal itu. Kita jadi paham bila ada yang salah dengan tubuh kita. Bahkan di lingkungan kita, semua yang hidup telah dipelajari dalam biologi. Asyik kan belajar tentang hidup ?
Gimana setelah tau sedikit dari manfaat yang telah diberikan oleh pelajaran MIPA ?
Seru kan belajar tentang indahnya kehidupan ? :)
Bersyukurlah dengan apa yang kita punya. ^^

cara nambahin gadget

Membuat logo SCTV dengan Corel Draw
Cara membuatnya:

1. Buka aplikasi coreldraw  new

2. klik icon teks tool
Untuk huruf S T, V gunakan Font = Arial Black , ukuran = 24,8 pt
Untuk huruf C gunakan Font = Tw Chen MT Condensed , ukuran = 26,3 pt

3. Kemudian warnai huruf SCTV itu dengan Color Tool di sebelah kanan, dengan klik
menu Utama di atas
Window  Color Palettes  Default CMYK Palette
Kemudian klik Pick Tool di sebelah kiri, Klik kiri Huruf yang akan diwarnai, pilih
warna "Blue Sky"

4. Lalu gabunglah huruf “SCTV” itu , disejajarkan

5. Buat Lingkaran dengan Elipse tool. Waktu membuat lingkaran sambil menekan
tombol CTRL untuk membuat lingkaran jadi bulat

6. Klik tombol Pick tool lalu klik lingkaran yang tadi dibuat untuk mewarnainya.
Lalu klik fill tool pilih Fountain Fill Dialog

7. Kemudian muncul box Fountain Fill, pilih type : radial , Color blend : two color
yaitu warna orange dan yellow . Setelah itu klik OK

8. Setelah itu cari Outline tool dan pilih No Outline

-- arum uttami --

12.04.2010

biodata

BIODATA

NAMA LENGKAP : WIDYANINGRUM UTAMI
NAMA PANGGILAN : ARUM
ALAMAT : PERUM.TAMAN PANDAN 235i, YOGYAKARTA
TTL : YOGYAKARTA, 12 MEI 1993
SEKOLAH : SMA NEGERI 4 YOGYAKARTA
EMAIL : arumuttami@yahoo.com atau arumuttami@gmail.com
FACEBOOK : www.facebook.com/arumuttami
TWITTER : www.twitter.com/arumuttami

cerpen : SATU HARI YANG BERMAKNA

“Huuuh ….. Ibu tu lamaa banget siih , nanti aku telat nih …” teriak Dinda . Dinda adalah gadis mungil dan manja berusia 10 tahun , yang sekarang duduk di kelas 4 SD ini . Setiap hari Dinda diantar Ibu nya untuk berangkat ke sekolah . Maklum ayahnya sudah tiada . Sedangkan ke kakak Dinda sudah berangkat untuk bekerja Subuh tadi . Andi dan Ami adalah ketiga kakak Dinda . Andi sekarang sudah kelas 3 SMA , sedangkan Ami sudah kelas 2 SMA. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Andi bekerja sebagai loper koran. Sedangkan Ami menjual gorengan di pasar dekat sekolahnya. Mereka bekerja untuk membantu Ibunya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Padahal mereka sekolah juga karena mendapat beasiswa.

Kembali ke Dinda , “Aduuuh … Ibu tu ngapain lagi siih ??” teriak Dinda .
“Sebentar nak, Ibu baru menata kue untuk dijual dan dititipkan di kantin sekolah .” sahut Ibu sambil mengelus dada.

Sejak 15 menit yang lalu Dinda memang sudah naik di atas motor Ibu di depan rumah . Sebenarnya Dinda ingin pamer kepada teman-temannya bahwa sekarang ia diantar Ibu menggunakan motor dan bukanlah sepeda reyot yang biasa di pakai Ibu untuk mengantarnya dahulu . Motor itu Ibu dapatkan karena menang salah satu undian rejeki berhadiah. Itu pun Ibu tak tau kalau terdaftar sebagai peserta undian rejeki berhadiah. Maklum yang mendaftarkannya adalah anaknya, Andi. Dan, Alhamdulillah Ibu menang.

Beberapa menit kemudaian Ibu keluar rumah dengan membawa kerdus yang berisi makanan untuk dijual .
“Ayo Bu .. berangkat .. Ye…!!” teriak Dinda girang.
“Iya sayang …” ujar Ibu lembut sambil mencium kening Dinda.
Kemudian berangkatlah Ibu dan Dinda dengan senyum bangganya . 15 menit kemudian sampailah di sekolah Dinda.
“Ibu .. tunggu disini yaa..” ujar Dinda girang.
“Kamu mau apa sayang ? Pamit sama Ibu dulu .” ujar Ibu.

Tapi terlambat karena Dinda sudah terlanjur lari masuk ke dalam sekolah , Ia ingin memberi tahu temannya bahwa sekarang ia tak lagi diantar sepeda reyot Ibu. Ibu dengan sabar menanti Dinda diluar. Beberapa menit kemudian Dinda keluar sekolah dengan beberapa temannya.

“Tuh , liat kan . Aku enggak bohong , sekarang aku dianter pakek motor . wekk.” Ujar Dinda sambil mencibir kepada beberapa temannya.
“Dinda sayang , kamu enggak boleh sombong kepada teman- temanmu . Karena ini bukan motor kita . Ini hanyalah barang titipan dan rizki dari Allah. “ kata Ibu lembut sambil mengusap – usap kepala Dinda.
“Tapi bu … Dari dulu Dinda diejekin temen – temen karna pake sepeda reyot.” Sahut Dinda dengan muka memelas.
“Iya sayang . Kamu sabar saja menghadapi perlakuan teman – teman mu. Dinda harus jadi anak yang baik, dan tidak sombong ya ? Janji dulu sama Ibu .” ujar Ibu .
“emm .. tapi .. iya deh Dinda mau jadi anak yang baik dan enggak sombong lagi . Sueer .” celetuk Dinda sambil tersenyum
“Ya udah , sekarang Ibu pergi ke sekolah dulu ya , mau mengajar murid – murid Ibu sekalian menitipkan dagangan Ibu ke kantin sekolah.” Kata Ibu

Dinda berpamitan pada Ibunya . Kemudian Dinda masuk ke dalam kelas dan minta maaf pada beberapa temannya karena ia tadi telah menyombongkan diri. Lalu ada salah satu teman Dinda yang angkat bicara

“Kamu sih . Sok – sok an. Makanya gak usah sombong . Punya motor aja udah sok. Aku aja yang punya mobil biasa aja kok.” Kata Ita.
Sesungguhnya di dalam hati Dinda marah dan ingin sekali memukul Ita , tapi ia teringat perkataan ibunya untuk tetap sabar. Dinda tak menggubris perkataan Ita. Dia langsung menghindar dan duduk di tempat duduknya karena bel tanda sekolah berbunyi dan pelajaran akan segera dimulai. Suasana kelas tenang dan sangat kondusif hingga bel tanda mata pelajaran telah berakhir. Biasanya , Dinda pulang langsung di jemput Ibu,namun kali ini karena Ibu ada rapat seluruh guru , maka Ibu tak bisa menjemputnya. Kemudian ia berjalan kaki ke warung ibunya di dekat pasar karena biasanya jam segini, sudah jaga warung. Karena jarak warung tidak terlalu jauh dari sekolah Dinda, maka ia berjalan kaki. Saat mencapai pintu gerbang sekolah, ada teman Dinda yang menghampirinya.

“Eh ,, Dinda, mana motor baru mu ? Kog jalan kaki ? Jangan-jangan itu bukan motormu ya ? hahaha .. Makanya jangan sok pamer . hahaha .” celetuk Ita dengan nada menghina dan sambil menjulurkan lidahnya .
“Sabar Dinda . Sabar . Orang sabar di sayang bunda.” Kata Syifa , sahabat Dinda mengingatkan Dinda tuk selalu bersabar.
Ucapan Syifa membuat Dinda tertawa geli.
“Bukan disayang Bunda, Syifa, tapi disayang Tuhan .”sahut Dinda.
“Yee .. Bebas dong. Kan maksudku , kalo kita disayang bunda, nanti kita juga disayang Tuhan. Akhirnya kan sama .” celetuk Syifa.

Dinda dan beberapa teman yang lain hanya tersenyum. Ita semakin geram karena Dinda tidak marah dan menanggapi perkataannya tapi malah tertawa mendengar celetuk Syifa. Ita ingin membalas perkataan Syifa tadi , tapi sayangnya dia sudah dijemput sopirnya jadi ia harus pergi. Kemudian Dinda juga berpamitan dengan teman – temannya untuk pulang.

Di tengah teriknya matahari, Dinda yang mungil berjalan ke arah pasar. Setelah beberapa saat Dinda sampai di warung dan telah ada kakaknya, Ami.
“Mbak Ami, Dinda capek , haus pengen minum es sama maem kuenya. Boleh ambil ya ?” rengek Dinda pada Ami.
“Eh , ini dagangan Dinda, kamu minum air putih dan maem gorengan yang di belakang aja ya ?” Sahut Ami sambil melayani beberapa pembeli.
“hmmm.. Iya deh.. Aku nunggu Ibu jemput aja lah.” Kata Dinda

Lama tidak terdengar perkataan Dinda, kemudian Ami menoleh ke belakang. Ternyata adiknya itu telah tertidur pulas. Kemudian, datanglah kakak Dinda yang lain, Andi. Andi gemas melihat Dinda tertidur, ia membangunkan Dinda.
“Aduh .. Kak Andi tu ngapain sih ? Aku tu capek tau . #^%$)@* .” sahut Dinda dengan kesal .
“Apa ? Adek ngomong apa ?” Tanya Andi geli.

Andi memang senang mengganggu adiknya yang kecil itu, sementara Ami hanya tersenyum melihat kedua saudaranya itu. Diam-diam ada yang memperhatikan mereka dari kejauhan dengan tatapan iri.
Setengah jam kemudian, Ibu datang ke warung dengan wajahnya yang terlihat sangat lelah.
“Andi, antar kedua adekmu ini pulang. Sekarang biar ibu saja yang jualan.” Kata Ibu.
“Aku maunya pulang sama Ibu , enggak mau sama si Abang Andi ,” Sahut Dinda kesal.
“Iya bu, lebih baik Ibu sama Dinda saja yang pulang. Besok kan hari Minggu, sekolah libur, biar Andi dan Ami saja yang jualan. Ibu kan sudah lelah tadi seharian mengajar.” Ucap Andi dengan tegas.
“Iya Bu. Ibu kan capek dari kemaren keja terus, sekarang biarkan aku dan kak Andi yang berjualan bu. Ibu istirahat saja di rumah. “ sahut Ami dengan lembut.

Diam – diam Dinda juga merasa kagum dengan Abangnya ini. Ia tak menyangka abangnya akan berkata seperti itu. Abangnya merupakan salah satu PASKIBRA yang terpilih untuk mengibarkan bendera pusaka di Istana Kenegaraan. Sedangkan kakaknya, Ami pernah menjuarai beberapa lomba KIR dan memenangkan juara 2 dalam olimpiade Fisika se-DIY. Kakaknya telah tumbuh menjadi orang yang sukses dan bisa membanggakan orang tua, tapi kedua kakaknya tetap renah hati dan mau bekerja. Kemudian Dinda bertekad untuk menjadi seperti kedua kakaknya yaitu dapat membanggakan orang tua. Dinda tenggelam dalam fikirannya. Kemudian ada suara yang mengagetkannya

“Ibu bangga dengan kalian , anak – anak ibu. Ibu sayang kalian semua. Ingat, selalu rukun dengan saudara – saudara mu. Saling membantu dan menolong. Gapailah cita – cita kalian setinggi langit. Jangan sepeti Ibu cuma jadi guru. Ibu ingin kalian menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat kelak. “ ujar Ibu lembut sambil membelai dan mencium ketiga kening anaknya itu.

Dinda merasakan sayang dan tulus dari Ibunya itu. Ia sangat menyayangi keluarganya.
“Heh , adek kecil, ngapain ngelamun ? Tuh udah ditunggu Ibu.” Ujar Andi sambil mengusap – usap kepala Dinda.
“Iya .. iya .. Bentar toh . Aku kan lagi siap – siap.” Sahut Dinda.
Kemudian, Ibu dan Dinda pergi , seraya melambaikan kedua tangannya kepada kedua kakaknya di toko. Dinda dan Ibu berbincang – bincang sepanjang jalan. Ibu menasehatinya agar mejadi anak yang baik dan dapat dibanggakan , lalu Dinda juga tidak oleh bertangkar dengan kedua kakaknya dan harus saling tolong menolong. Dinda berfikir dalam lamunannya , kelak kalau sudah besar , Ia akan menjadi orang yang sukses dan membawa Ibunya untuk pergi Haji. Karena itulah keinginan beliau yang paling dalam.

Jalan dilalui dengan mulusnya, sampai tiba – tiba ciiit , brek. Aduh, jantung Dinda berdegup kencang . Dinda tak sanggup berkata apa – apa. Dinda hanya membisu dan terdiam. Sementara, banyak orang datang mengkerumuni mereka. Dinda terlempar jauh dari motor. Ia hanya bisa menangis sesenggukan. Bukan karena luka gores yang ada di tangan dan lututnya, tetapi ia melihat Ibunya terluka parah dan sudah tidak bergerak. Beberapa warga menolong Dinda dan Ibunya, namun sayang, nyawa Ibunya sudah tak tertolong lagi. Ibu yang selama ini menemaninya, yang selalu mencium kedua keningnya, yang selalu menasehatinya, yang meninabobokannya, yang selalu mengantarnya kemanapun, Ibu yang sangat Dinda sayang telah tiada. Dinda tak tau bahwa hari ini adalah hari terakhir ia bersama ibunya. Beberapa saat kemudian, kedua kakak Dinda datang karena telah dihubungi beberapa warga. Dinda menyesal dengan apa yang ia lakukan pada Ibu. Dinda menangis di pelukan Kak Ami yang juga menangisi kepergian Ibunya. Hanya Andi yang mampu menahan tangisan dan berdiri tegak untuk membantu Ibunya diangkut ke mobil ambulance. Hari itu juga Ibunya di makamkan. Mereka bertiga kini hidup sebatang kara, meski dapat santunan, uang pensiun dan uang asuransi dari ayah dan ibunya. Mereka tetap meneruskan perjuangan Ibunya. Seperti pesan Ibunya, mereka harus menjadi orang yang sukses dan saling tolong menolong antar saudara.

Sepuluh tahun kemudian.
“Hiks.. Sekarang itu hanya kenangan. Aku sudah menjadi apa yang Ibu minta. Aku akan terus menggapai cita – citaku setinggi langit Bu.” Ujar Dinda sambil menaburkan bunga.
“Kini kami telah menjadi orang yang sukses bu. Orang yang bisa Ibu banggakan. Dinda telah kuliah di Fakultas Kedokteran Umum UGM melalui beasiswa bu. Ami telah menjadi peneliti ilmu atom di Amerika Bu. Dan aku telah menjadi perwira TNI bu. “ kata Andi seraya menaburkan bunga.
Mereka kembali menitikkan air mata. Hari itu adalah Hari Raya Idul Fitri, dan mereka berziarah ke makam Ibu dan Ayah mereka seraya mendoakan kedua orang tuanya. Mereka telah mampu menggapai cita – cita mereka walaupun yatim-piatu. Walau dengan uang pas-pas an mereka tetap mampu untuk meneruskan pendidikan dan membuat orang tuanya bangga walau sudah tiada.


***

Nb:hanya karangn semata maaf bila ada kesamaan nama

Bosan

Bosan

Ku terpaku pada lurusnya jalan .
Tak pernah ku berfikir tuk melirik ke sana kemari
Sekarang aku mulai merasa hampa
Tak ada lagi kemajuan yang ku rasa

Yang kutatap di ujung sana hanya sesuatu yan tak pasti
Aku benci ini
Aku ingin lari
Tetapi diam .
Itu yang ada

Hitam putih itulah yang ku lihat
Tak adakah warna lain yang mampu menyusup diantara bayang2 semu
Lintasan yang harus ku lalui sudah ditetapkan
Aku harus melangkah ke depan
Tapi tak tahu kenapa , rasanya kaki ku ini sangat susah untuk bergerak
Seakan ada yang menarikku

Tuk kembali atau tuk berhenti ???