9.07.2010

Aku dan sekolahku

Jujur sewaktu pertama kali aku menginjak ke jenjang yang lebih tinggi dari sekolah menengah pertama , aku agak kecewa . Karena apa ? Karena aku tidak begitu suka dengan sekolah yang aku tempati . Kesannya pinggiran dan bukan sekolah yang berkualitas tinggi (maaf) . Tapi yam au gimana lagi , nem yang aku dapat juga rendah sih .

Tau kenapa nem ku rendah ? Karena saat itu aku lagi males ngerjain ujian (lhoo kok bisa) . Aku ga tau kenapa ?? Apa juga mungkin karena aku lagi diuji sama Allah SWT ??
Mungkin emang iya . Dulu sewaktu aku masih berada pada tingkat sekolah menengah pertama, aku agak sombong . Tapi bukan sobong yang memamerkan harta dsb (orang ga ada yg bisa dipamerin) tapi aku agak sombong dengan kecerdasan aku .

Well aku akui aku emang enggak terlalu bodoh , tetapi juga enggak pinter , jadi saya berada pada tingkat yang tengah – tengah lah . Entah mengapa dulu ketika saya berada di tingkat Sekolah Dasar, saya itu orangnya pemales , ga pernah beajar (nyatet apalagi) . Bahkan dulu tu ya aku enggak tau aku sekolah buat apa ? Ya cuma mengikuti alur saja . Namun entah mengapa, nilai saya lumayan bagus , dan saya juga tidak merasa melakukannya dengan susah payah .

Ketika saya mau masuk ke Sekolah Menengah Pertama, saya juga mengerjakan ujian dengan biasa saja, kayak enggak “ngebet” banget buat sekolah . Tapi Alhamdulillah karena keberuntungan saya diterima di sekolah itu .

Sekolah yang saya masuki memang termasuk sekolah favorit di kota jogja . Dulu saya tidak tahu itu , hanya menuruti orang tua . Setelah saya tahu, saya rada berbangga hati kepada diri saya dan orang lain . Tapii , buseet dah , di sekolah itu peraturannya disiplin banget, udah gitu tugasnya bejibun . Mana bisa saya orang yang pemales ini bisa ngerjain tugas yang berjibun banyaknya . Makanya beberapa kali saya tidak mengerjakan tugas , dann saya menjadi siswa yang biasa saja disitu .

Tapi ada kekurangan dari saya , terkadang saya terlalu meremehkan siswa – siswa dari sekolah lain, berasa sekolah saya itu sekolah favorit gitu . (yaampun sombongnyaa) Karena berasa di sekolah favorit makanya saya jadi enggak pernah belajar dsb . Sampai2 kelas 3 pun datang mengahadang . saya belum siap dengan datangnya kelas 3 , yaudah saya (walaupun males) saya peksakan untuk belajar . Wew

Tapi usaha saya mungkin terlambat, karena udah kelas 3 baru nyadar belajar .. Hmmm .. udah gitu kurang ada motivasi yang sangattt kuat untuk aku belajar . Mana waktu itu lagi kena syndrome kepedean (baca : sombong)

Mungkin Allah menguji aku dengan sifat sombong yang aku miliki . Padahal semuanya itu berkat rahmat dan ridho dari Allah SWT. Berkat sifat burukku itu , nem yang aku dapetin rata – rata (baca: pas pasan). Sehingga aku hanya bisa diterima di beberapa sekolah negeri di Yogyakarta . Setelah keterima di salah satu sekolah , kemudian mendaftar bla blab la bla ..

Saya baru tau , kalau sebenarnya saya bisa bersekolah dimana tempat teman – teman saya banyak diterima disitu. Mulanya saya sangat kecewa pada orang tua saya , Mengapa ? Karena orang tua saya lah yang memutuskan agar saya bersekolah disitu, saya mah manut2 saja . Jadi itu bukan 100% keputusan saya . Kemudian, sekolah itu bukan sekolah yang saya impikan sejak dulu, dan juga saya tidak bisa bersama teman2 saya lagi :’(

Saya merasa agak shock . Karena saya tau , sekolah saya memang standar (artinya berada ditengah – tengah) . Tetapi saya ingin sekolah yang berada di atas .
Selama 1 minggu saya berada di sekolah, saya belum betah sama sekali. Entah mengapa ? Sampai2 ada semacam ospek di sekolah saya . Disitu saya mulai belajar untuk menjadai orang yang suka bersosialisasi dengan siapa saja.

Akhirnya saya sadarakan kekeurangan saya . Saya banyak belajar bersosialisasi disini. Karena disini banyak hal, banyak orang dari berbeda2 sifat, tempat, dsb yang membuat saya belajar tentang hidup.

Setelah beberapa lama di sekolah ini, lama2 saya menjadi suka, saya sangat nyaman, betah dsb . Disini lah saya belajar . Bukan hanya dalam akademik, tapi juga non akademik. Saya mulai belajar bersosialisasi, berbagi, tidak sombong, tidak membeda-bedakan, dan masih banyak yang lainnya.

Di sekolah ini saya menemukan banyak hal yang tidak dapat saya pelajari di sebelumnya. Saya mempunyai banyak teman, banyak sahabat, banyak sukacita yang terjadi .

Dann kalian tahu yang paling penting, di sekolah ini saya mendapatkan pelajaran dan hikmah dari kebiasaan buruk saya di masa lalu. Saya bangga sekolah di SMA N 4 Yogyakarta, yang tidak hanya mengajarkan bidang akademis maupun non akademis :D
Saya harap kita bisa belajar dari pengalaman saya ini . Terimakasih ^^

9.06.2010

bukan hanya sebuah kata mengikat "sahabat"

Sahabat ? Apa sih yang kalian fikir ketika mendengar ata sahabat ? Apakah teman ? Saudara ? perkumpulan ? geng ? buku diary ? atau apa ?

Mudah banget rasanya kalo Cuma bilang atau cu a nulis : “We are best friend” atau “Best friend forever” . Cuma butuh beberapa kata untuk mengucapkan atau menuliskan kata – kata itu . Semudah membalikan telapak tangan.

Tapi coba anda fikirkan lagi . Sudahkah atau adakah anda menemukanorang yang disebut sahabat itu? Lalu pertanyaannya , seperti apa orang yang kau sebut sahabat ? Yang perfect ? yang slalu ada untukmu ? yang bisa mengerti kamu ? yang bisa membuatmu nyaman ?

Hmm…. Kalo iya , pengen banget punya sahabat yang se-perfect itu . Tapi kan orang yang seperti itu kan enggak mesti ada , karena tidak ada orang yang sempurna .

Tapi coba kamu fikir , kamu balik pertanyaan diatas . Apa kamu sudah seperti itu untuk sahabatmu ? apa kamu sudah menjadi kriteria sahabat yang kamu inginkan ? Apa kamu sudah bisa menjadi orang yang bukan hanya membutuhkan tapi dibutuhkan ?

Jujur kalo menjawab pertanyaan diatas , aku belum . Aku buat note ini bukan untuk menasehati . Tapi aku ingin berbagi , ingin sharing tentang unek – unek yang aku punya. Dan kita disini belajar bersama.

Sahabat bukan hanya SAtU pihak. Sahabat selalu melengkapi dan memperbaiki akan kekurangan dan perbedaan yang ada. Diantara sahabat tidak ada yang dusta. Sahabat butuh ke-IKHLASAN, sahabat butuh MAAF, sahabat butuh Kepercayaann.

Sahabat adalah orang yang memberi dan menerima. Sahabat adalah orang yang dibutuhkan dan membutuhkan. Sahabat akan membela temannya ,bila ada yang menjelek-jelekannya. Sahabat adalah orang yang bisa menjaga rahasia.

Sahabat BUKAN orang yang berMUKA DUA. Sahabat memberi tahu bila sahabatnya melakukan kesalahan . Dan Bukan menJelek-Jelekannya di belakang !
Sahabat tidak membela temannya tapi membela yang benar, dan memperbaiki yang salah .

Sahabat bukanlah matematika yang bisa dihitung jumlahnya .
Sahabat bukan PKN yang ada Undang – Undang dan aturannya.
Sahabat bukan EKONOMI yang hanya mengandalkan MATERI
Sahabat bukan Fisika yang untuk menemukannya harus menggunakan Rumus.
Tetapi , Sahabat adalah Sejarah yang dapat dikenang sepanjang masa .

Dengan note ini, aku mau berbagi . Aku mau bilang , kalau mungkin aku bukan sahabat terbaik untukmu, atau mungkin bukan siapa – siapa untukmu . Dan mungkin aku bukanlah orang yang selalu ada untukmu , aku bukan orang yang selalu mendukung mu , aku bukan orang yang selalu mendengarkan keluh kesah mu . Aku bukan orag yang bisa memberimu nasehat yang baik .

Bahkan aku adalah orang yang selalu membuatmu kesal. Yang membuatmu marah , jengkel. Yang membuatmu, selalu membicarakan keburukan tentangku . Tetapi aku akan coba untuk menjadi orang yang lebih baik , karena aku butuh perubahan kearah yang lebih baik .

Aku ingin kalian selalu mengingatkanku bila ada salah . Aku ingin kalian mengatakannya bila kalian marah padaku atau aku membuatmu terluka. Aku ingin kalian memperingatkanku akan kekuranganku. Karena aku ingin perubahan ke arah yang lebih baik. Ya ?
Aku butuh kritik dan saran .

Terima kasih teman , sahabat atau apapun istilahnya :)

9.05.2010

dialog A dan B . menjaga emosi diri ,tebak deh ....

Simak dialog berikut antara A dan B
a : aduh saya bete sekali
b : kenapa ??
a : ga tauuuuuu .. sumpah hawanya bikin marah , sebell , bad mood, dll :@
b : sabar
a : sabar mulu bisanya , omong doang lu .. skali2 boleh dong marah .. aku kan manusia , enggak sempurna
b : ya tapi kamu harus usaha dulu buat sabar
a : heehhh ,, dipikir aku enggak usaha apa dari tadi ... udah brusaha nenangin diri , tapi apa boleh buat . sumpek bgt , pengen marah rawr .
b : ya udah , marahin aku
a : oke ,, masalah marah2 tu gampang .. ^$%$&*(^%$&^*&$^*%^*(_(#~!)#@* AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA??
b : udah lega ??
a : belum begitu ...
b : hmmmmmmm .. ya udah pukulin aku
a : wah mancing2 ni ? *buk… buk.. buk .. krompyang*
b : aduuh sakit (habis dipukulin) . sekarang gimana ? udah lega ?
a : iya lumayan … fiuhhh ..
b : syukurlah
a : kenapa sih kamu gak marah ? padahal kan aku udah marah - marah , ngomel2 , neriakin , sampe mukulin kamu ?
b : emmm ,, karena akuuuu ...
a : karena aku apaaa ??? jawab !!!
b : karena aku adalah dunia khayal mu , aku enggak ada
a : hah ??????????????

udah pernah aku posting di notes fb .
dann , taukah kalian ?? itu adalah pembicaraan antara diri kita dengan hati nurani yang kadang enggak kita sadari . cobalah untuk menengok ke dalam hati .

Aku belajar memaknai hidup ini

Aku belajar memaknai hidup ini . Aku sekarang mulai sedikit mengerti, walau tak sepenuhnya. Dan aku sangat bersyukur bisa hidup di dunia ini. Menurutku di kita hidup di dunia ini adalah sebuah proses dari tujuan hidup yang nantinya akan kita capai. Kita diciptakan tidak langsung semuanya serba sempurna, seakan – akan kita bisa melakukan banyak hal . Dan semua itu bisa kita lakukan. Tapi inti dari kita hidup adalah proses.
Kehidupan itu terasa indah bilamana proses yang dilalui untuk mencapai suatu hasil adalah berat. Dan yang nantinya ketika kita sukses untuk mencapai hasil yang kita inginkan , yang akan kita ceritakan bukanlah hasilnya, bukan kesuksesannya. Tetapi bagaimana cara kita untuk menentukan suatu tujuan, dan yang lebih lagi Proses dimana kita akan mencapai suatu tujuan. Dengan perjuangan yang susah payah kita mencapai suatu tujuan, dengan cobaan yang bertubi –tubi. Cobaan disini adalah sebgai ujian dari Proses itu. Apakah kita sudah mampu dan memang mampu untuk mencapai kesuksesan tersebut? Bila kita belum mampu, kita akan diuji lagi dengan cobaan dan Masalah, hingga kita dapat bersabar dan mengambil hikmah dari ujian tersebut. Bila telah dinilai mampu oleh Allah, kita akan diberi cobaan yang lebih berat hingga tanpa terasa dari sebuah proses yang panjang , kita dapat meraih kesuksesan.
Bukan hasil yang membuat kita bangga, sengang dan kepuasan. Tetapi Proses untuk meraih suatu tujuan dan saat dimana ujian Masalah datang kepada kita. Sering kita tidak menyadari hal terebut. Kita selalu ber-negatif thingking. Kenapa Cuma aku yang dapet Masalah ? Kenapa masalahnya enggak selesai2? Sering kali kita melontarkan pertanyaan tersebut didalam pikiran kita. Kita sering mengeluh akan datangya suatu Masalah dalam kehidupan kita. Bukannya bersyukur tapi kita justru mengeluh, mengomel, marah dsb.Justru ketika kita mendapatkan Masalah, kita harusnya bersyukur berarti Allah sayang sama kita. Allah ingin menaikan derajat kita. Berarti Allah sedag menguji kita, apakah kita mampu dan layak untuk diberi kesuksesan. Kesuksesan, kepuasan, kebanggaan itu bisa kita peroleh saat kita telah menempuh ujian yang berat.
Jadi , hidup adalah sebuah proses, setiap proses pasti banyak halangan dan rintangan, setip rintangan membutuhkan pengorbanan, setiap pengorbanan membuat kita jadi lebih kuat untuk menghadapi setiap masalah yang ada. Teruslah kejar cita-cita mu kawan :D

Jangan jadi No profile

Jangan jadi No profile tapi jadilah good profil “ kata dari Mario Teguh

terinspirasi dari kata2 tersebut , saya menuliskan tentang hal ini :
Mungkin kalian sudah terikat dengan selogan “Jadilah diri sendiri.” Menurut sebagian besar orang merasa satu kata slogan itu memang baik untuk dilaksanakan , Memang menjadi diri sendiri adalah satu hal yang baik, tapi menjadi orang yang lebih baik dari diri kita itu merupakan hal yang lebih baik. “Be my self” jika aku memaknai dari kata itu adalah kita menjadi diri sendiri dan tidak meniru-niru orang lain. Karena “aku” adalah “aku” , aku bukan dia, kamu , dan mereka. Kita menjadi diri sendiri disini berarti …

Kalian tau kadang kala, Be my self adalah perlindungan diri dari orang – orang yang tidak mau berubah. Jika A ditanya,” kenapa kamu enggak mau berubah?” Tanya salah satu temannya, dia berkata : “kan aku jadi diri sendiri. Aku enggak mau berubah, karena aku adalah aku. Kalau orang enggak mau nerima aku ya udah, tapi aku enggak mau pake topeng dan sok2 baik, biarin aja aku kayak gini, yang penting “be my self”.

Mungkin setelah mendengar perkataan pembelaan temannya , kita mengangguk – anggukan kepala tanda setuju. Mungkin menurut kita perkataannya si A tadi benar, dan aku juga tidak menyalahkan, karena memang tidak 100% salah, hanya ada beberapa bagian yang keliru. Begini , kita perlu memaknai kata – kata tersebut lebih dalam. Jika kita mejadi diri ita sendiri, yang memang kita banyak kekurangan disana-sini, tapi itu memang diri kita sendiri. Bandingkan dengan Jika kita menjadi diri sendiri, dengan kita tetap mempertahankan watak, tetapi hanya megubah beberapa kekurangan . mana yang lebih baik ?

Lebih baik kan kita menjadi diri sendiri, dengan tetap mepertahankan sifat asli hanya dengan mengubah beberapa sifat buruk kita. Itu akan menjadi lebih baik. Karena ada perubahan. Menjadi lebih baik bukan berati kita mengubah jati diri kita. Hnaya memperbaiki kesalahan yang kita lakukan. Itu akan memuat diri kita menjadi lebih baik. Yang perlu kita lakukan adalah perubahan. Perubahan untuk menjadi yang lebih baik. Apa salahnya kita berubah ? Toh, kita juga tidak merubah watak dan jati diri dalam diri kita, kita hanya berusaha menjadi lebih baik dari yang kemarin. Lagi pula kita juga akan membuat teman-teman senang dengan perubahan ke arah yang lebih baik.

Jadi , janganlah jadi seseorang yang No Profile , tapi jadi seseorang yang “Good Profile”. Berubahlah, Start from Now. Jangan menunda2 perubahan , jika itu menuju ke arah yang lebih baik.

Jangan jadi No profile

Jangan jadi No profile tapi jadilah good profil “ kata dari Mario Teguh

terinspirasi dari kata2 tersebut , saya menuliskan tentang hal ini :
Mungkin kalian sudah terikat dengan selogan “Jadilah diri sendiri.” Menurut sebagian besar orang merasa satu kata slogan itu memang baik untuk dilaksanakan , Memang menjadi diri sendiri adalah satu hal yang baik, tapi menjadi orang yang lebih baik dari diri kita itu merupakan hal yang lebih baik. “Be my self” jika aku memaknai dari kata itu adalah kita menjadi diri sendiri dan tidak meniru-niru orang lain. Karena “aku” adalah “aku” , aku bukan dia, kamu , dan mereka. Kita menjadi diri sendiri disini berarti …
Kalian tau kadang kala, Be my self adalah perlindungan diri dari orang – orang yang tidak mau berubah. Jika A ditanya,” kenapa kamu enggak mau berubah?” Tanya salah satu temannya, dia berkata : “kan aku jadi diri sendiri. Aku enggak mau berubah, karena aku adalah aku. Kalau orang enggak mau nerima aku ya udah, tapi aku enggak mau pake topeng dan sok2 baik, biarin aja aku kayak gini, yang penting “be my self”.
Mungkin setelah mendengar perkataan pembelaan temannya , kita mengangguk – anggukan kepala tanda setuju. Mungkin menurut kita perkataannya si A tadi benar, dan aku juga tidak menyalahkan, karena memang tidak 100% salah, hanya ada beberapa bagian yang keliru. Begini , kita perlu memaknai kata – kata tersebut lebih dalam. Jika kita mejadi diri ita sendiri, yang memang kita banyak kekurangan disana-sini, tapi itu memang diri kita sendiri. Bandingkan dengan Jika kita menjadi diri sendiri, dengan kita tetap mempertahankan watak, tetapi hanya megubah beberapa kekurangan . mana yang lebih baik ?
Lebih baik kan kita menjadi diri sendiri, dengan tetap mepertahankan sifat asli hanya dengan mengubah beberapa sifat buruk kita. Itu akan menjadi lebih baik. Karena ada perubahan. Menjadi lebih baik bukan berati kita mengubah jati diri kita. Hnaya memperbaiki kesalahan yang kita lakukan. Itu akan memuat diri kita menjadi lebih baik. Yang perlu kita lakukan adalah perubahan. Perubahan untuk menjadi yang lebih baik. Apa salahnya kita berubah ? Toh, kita juga tidak merubah watak dan jati diri dalam diri kita, kita hanya berusaha menjadi lebih baik dari yang kemarin. Lagi pula kita juga akan membuat teman-teman senang dengan perubahan ke arah yang lebih baik.
Jadi , janganlah jadi seseorang yang No Profile , tapi jadi seseorang yang “Good Profile”. Berubahlah, Start from Now. Jangan menunda2 perubahan , jika itu menuju ke arah yang lebih baik.